Dalam telekomunikasi, informasi disampaikan melalui sinyal. Sinyal ada dua macam:
1. Digital: secara spesifik mengacu pada informasi
yang diwakili oleh dua keadaan 0 atau 1. Data digital dikirimkan dengan
diwakili dua kondisi saja yaitu 0 dan 1.
2. Analog: sinyal yang terus menerus dengan variasi kekuatan dan kualitas.
Misalnya suara, cahaya dan suhu yang dapat berubah-ubah kekuatannya
dan kualitasnya. Data analog dikirimkan dalam bentuk yang berkelanjutan,
sinyal elektrik berkelanjutan dalam bentuk gelombang
Televisi, telepon dan radio adalah teknologi telekomunikasi yang
menggunakan sinyal analog, sedang komputer menggunakan sinyal digital
untuk transfer informasi. Namun saat ini sinyal digital juga digunakan
untuk suara, gambar dan gabungan keduanya.
Di sisi lain, komputer yang awalnya dimanfaatkan sebagai mesin penghitung dan
pengolah data, digunakan sebagai alat komunikasi sejak adanya jaringan komputer.
1. Tujuan Jaringan computer
Jaringan komputer merupakan sekumpulan komputer berjumlah banyak yang
terpisah-pisah akan tetapi saling berhubungan dalam melaksanakan
tugasnya. Dua buah komputer misalnya dikatakan terkoneksi bila keduanya
dapat saling bertukar informasi. Bentuk koneksi dapat melalui kawat
tembaga, serat optik, gelombang mikro, satelit komunikasi.
Dalam suatu jaringan komputer: Pengguna harus secara eksplisit :
– masuk atau log in ke sebuah mesin
– menyampaikan tugas dari jauh
– memindahkan file-file
– menangani sendiri secara umum seluruh manajemen jaringan
Jaringan komputer menjadi penting bagi manusia dan organisasinya
karena jaringan komputer mempunyai tujuan yang menguntungkan bagi
mereka. Tujuan jaringan komputer adalah untuk:
- resource sharing / berbagi sumber : seluruh program, peralatan dan
data yang dapat digunakan oleh setiap orang yang ada dijaringan tanpa
dipengaruhi lokasi sumber dan pemakai. Misalnya: Staff TU mengirimkan
daftar siswa baru ke perpustakaan dalam bentuk print out dengan langsung
mencetaknya di printer perpustakaan dari computer di TU. Atau
sebaliknya staff perpustakaan mendapatkan langsung file daftar siswa
baru yang disimpan di komputer staff TU.
- high reliability / kehandalan tinggi : tersedianya sumber-sumber
alternatif kapanpun diperlukan. Misalnya pada aplikasi perbankan atau
militer, jika salah satu mesin tidak bekerja, kinerja organisasi tidak
terganggu karena mesin lain mempunyai sumber yang sama.
- menghemat uang: membangun jaringan dengan komputer-komputer kecil
lebih murah dibandingkan dengan menggunakan mainframe. Data disimpan di
sebuah komputer yang bertindak sebagai server dan komputer lain yang
menggunakan data tersebut bertindak sebagai client. Bentuk ini disebut
Client-server.
- Scalability / skalabilitas : meningkatkan kinerja dengan menambahkan
komputer server atau client dengan mudah tanpa mengganggu kinerja
komputer server atau komputer client yang sudah ada lebih dulu.
- medium komunikasi: memungkinkan kerjasama antar orang-orang yang
saling berjauhan melalui jaringan komputer baik untuk bertukar data
maupun berkomunikasi.
- akses informasi luas: dapat mengakses dan mendapatkan informasi dari jarak jauh
- komunikasi orang-ke-orang: digunakan untuk berkomunikasi dari satu orang ke orang yang lain
- hiburan interaktif
Dalam pengenalan jaringan komputer, pembahasan dilihat dari dua aspek : perangkat keras dan perangkat lunak.
Dalam perangkat keras pengenalan meliputi jenis transmisi, dan
bentuk-bentuk jaringan komputer atau topologi. Sedangkan dalam
pembahasan perangkat lunaknya akan meliputi susunan protokol dan
perjalanan data dari satu komputer ke komputer lain dalam suatu
jaringan.
2. Perangkat Keras : Klasifikasi Jaringan Komputer
Ada dua klasifikasi jaringan komputer yaitu dibedakan berdasarkan teknologi transmisi dan jarak.
2.1. Teknologi Transmisi
Secara garis besar ada dua jenis teknologi transmisi:
a. Jaringan Broadcast
memiliki saluran komunikasi tunggal yang dipakai bersama-sama oleh
semua mesin yang ada pada jaringan. Pesan-pesan berukuran kecil, disebut
paket dan dikirimkan oleh suatu mesin kemudian diterima oleh
mesin-mesin yang lainnya. Bagian alamat pada paket berisi keterangan
tentang kepada siapa paket ditujukan. Saat menerima sebuat paket,
mesin akan cek bagian alamat, jika paket tersebut untuk mesin itu, maka
mesin akan proses paket itu. Jika bukan maka mesin mengabaikannya.
b. Jaringan Ppoint-To-Point
terdiri dari beberapa koneksi pasangan individu dari mesin-mesin.
Untuk pergi dari satu sumber ke tempat tujuan, sebuah paket pada
jaringan jenis ini mungkin harus melalui satu atau lebih mesin-mesin
perantara. Seringkali harus melalui banyak rute (route) yang mungkin
berbeda jaraknya. Karena itu algoritma routing memegang peranan penting
pada jaringan point-to-point.
Sebagai pegangan umum (walaupun banyak pengecualian), jaringan yang
lebih kecil dan terlokalisasi secara geografis cenderung memakai
broadcasting, sedangkan jaringan yang lebih besar umumnya mengunakan
point-to-point.
2.2. Jarak
Jarak adalah hal yang penting sebagai ukuran klasifikasi karena
diperlukan teknik-teknik yang berbeda untuk jarak yang berbeda. Tabel
berikut menggambarkan hubungan antar jarak dan prosessor yang
ditempatkan pada tempat yang sama.
| Jarak antar prosessor |
Prosesor di tempat yang sama |
Jenis jaringan |
| 0.1 m |
Papan rangkaian |
Data flow machine: komputer-komputer paralel, memiliki beberapa unit fungsi yang semuanya bekerja untuk program yang sama |
| 1 m |
Sistem |
Multicomputer, sistem yang berkomu-nikasi dengan cara mengirim pesan-pesannya melalui bus* pendek dan sangat cepat. |
| 10 m |
Ruangan |
Local Area Network (LAN) |
| 100 m |
Gedung |
Local Area Network (LAN) |
| 1 km |
Kampus |
Local Area Network (LAN) |
| 10 km |
Kota |
Metropolitan area Network (MAN) |
| 100 km |
Negara |
Wide Area Network (WAN) |
| 1.000 km |
Benua |
Wide Area Network (WAN) |
| 10.000 km |
Planet |
Internet |
*
Jalan data elektrik yang mana bit dikirimkan dalam CPU, antar CPU dan komponen-komponen lain di mainboard.
Secara sederhana dijelaskan secara singkat LAN, MAN, WAN dan Internet.
- LAN: menghubungkan komputer-komputer pribadi dalam
kantor perpusahaan, pabrik, sekolah atau kampus: LAN dapat dibedakan
dari jenis jaringan lainnya berdasarkan 3 karakteristik : ukuran,
teknologi transmisi dan topologi jaringan.

Topologi LAN jenis broadcast : BUS (kabel linier)

Topologi LAN jenis broadcast: RING

Topologi LAN jenis point-to-point : STAR
- MAN : Merupakan versi LAN ukuran lebih besar dan
biasanya memakai teknologi yang sama dengan LAN. MAN mampu menunjang
data dan suara, dan bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi
kabel. MAN hanya memiliki sebuah atau dua buah kabel dan tidak mempunyai
elemen switching, yang berfungsi untuk mengatur paket melalui beberapa
kabel output.
WAN
: Mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup negara atau
benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin yang bertujuan untuk menjalankan
program-program (aplikasi) pemakai. Mesin ini disebut HOST. HOST
dihubungkan oleh sebuah subnet komunikasi atau cukup disebut SUBNET.
Tugas subnet adalah membawa pesan dari satu host ke host lainnya. Pada
sebagian besar WAN subnet terdiri dari 2 komponen: kabel transmisi dan
elemen switching.
- Internet : Terdapat
banyak jaringan di dunia ini, seringkali dengan perangkat keras dan
perangkat lunak yang berbeda-beda. Orang yang terhubung ke jaringan
sering berharap untuk dapat komunikasi dengan orang lain yang terhubung
ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar
jaringan yang seringkali tidak kompatibel dan berbeda. Kadang
menggunakan mesin yang disebut GATEWAY sebagai penerjemah antar jaringan
yang tidak kompatibel. Kumpulan jaringan yang terkoneksi disebut
INTERNETWORK atau INTERNET. Bentuk INTERNET yang umum adalah kumpulan
dari LAN yang dihubungkan oleh WAN.
3. Perangkat Lunak: Susunan Protokol Jaringan Komputer
Jaringan diorganisasikan sebagai suatu tumpukan lapisan (layer).
Tujuan tiap lapisan adalah memberikan layanan kepada lapisan yang berada
di atasnya. Misal lapisan 1 memberi layanan terhadap lapisan 2.
Masing-masing lapisan memiliki protokol. Protokol adalah aturan suatu
“percakapan” yang dapat dilakukan. Protokol mendefinisikan format,
urutan pesan yang dikirim dan diterima antar sistem pada jaringan dan
melakukan operasi pengiriman dan penerimaan pesan. Protokol lapisan ke-n
pada satu mesin akan berbicara dengan protokol lapisan ke-n pula pada
mesin lainnya. Dengan kata lain, komunikasi antar pasangan lapisan ke-n,
harus menggunakan protokol yang sama. Misal, protokol lapisan 3 adalah
IP, maka akan ada pertukaran data secara virtual dengan protokol lapisan
3, yaitu IP, pada stasiun lain

Pada kenyataannya protokol
lapisan n+1 pada satu mesin tidak dapat secara langsung berbicara dengan protokol
lapisan n+1 di mesin lain, melainkan harus melewatkan data dan kontrol informasi ke lapisan yang berada di bawahnya (
lapisan n),
hingga ke lapisan paling bawah. Antar lapisan yang “berkomunikasi”,
misal lapisan n dengan lapisan n+1, harus menggunakan suatu
interface(antar muka) yang mendefinisikan layanan-layanannya. Himpunan lapisan dan protokol disebut
arsitektur protokol. Urutan protokol yang digunakan oleh suatu sistem, dengan satu protokol per lapisan, disebut
stack protocol. Agar suatu paket data dapat saling dipertukarkan antar lapisan, maka paket data tersebut harus ditambahkan suatu header yang menunjukkan karakteristik dari protokol pada lapisan tersebut.
Satu stasiun dapat berhubungan dengan stasiun lain dengan cara
mendefinisikan spesifikasi dan standarisasi untuk segala hal tentang
media fisik komunikasi dan juga segala sesuatu menyangkut metode
komunikasi datanya. Hal ini dilakukan pada lapisan 1.

Pemberian Header pada Lapisan-lapisan
Karena begitu kompleknya tugas-tugas yang harus disediakan dan
dilakukan oleh suatu jaringan komputer, maka tidak cukup dengan hanya
satu standard protokol saja. Tugas yang komplek tersebut harus dibagi
menjadi bagian- bagian yang lebih dapat di atur dan diorganisasikan
sebagai suatu arsitektur komunikasi.
Menanggapi hal tersebut, suatu organisasi standard ISO (International Standard Organization) pada tahun 1977 membentuk suatu komite untuk mengembangkan suatu arsitektur jaringan. Hasil dari komite tersebut adalah Model Referensi OSI (Open Systems Interconnection). Model
Referensi OSI adalah System Network Architecture (SNA) atau dalam
bahasa Indonesianya Arsitektur Jaringan Sistem. Hasilnya seperti pada
Gambar OSI Layer dan Header yang menjelaskan ada 7 lapisan (layer)
dengan nama masing-masing.

OSI Layer dan Header
Gambar OSI Layer dan Header juga menggambarkan header-header yang
diberikan pada setiap lapisan kepada data yang dikirimkan dari lapisan
ke lapisan.

OSI Model: Gambaran Tiap Layer
Setiap lapisan memiliki tugas yang berbeda satu sama lain. Berikut masing- masing tugas dari tiap lapisan:
7) Application Layer : menyediakan layanan untuk aplikasi misalnya transfer file, email, akses suatu komputer atau layanan.
6) Presentation Layer : bertanggung jawab untuk menyanjikan informasi. Lapisan ini membuat dua host dapat berkomunikasi.
5) Session Layer : membuat sesi untuk proses dan
mengakhiri sesi tersebut. Contohnya jika ada login secara interaktif
maka sesi dimulai dan kemudian jika ada permintaan log off maka sesi
berakhir. Lapisan ini juga menghubungkan lagi jika sesi login terganggu
sehingga terputus.
4) Transport Layer : lapisan ini mengatur
pengiriman pesan dari host-host di jaringan. Pertama data dibagi-bagi
menjadi paket-paket sebelum pengiriman dan kemudian penerima akan
menggabungkan paket-paket tersebut menjadi data utuh kembali. Lapisan
ini juga memastikan bahwa pengiriman data bebas kesalahan dan kehilangan
paket data.
3) Network Layer : lapisan bertanggung jawab untuk
menerjemahkan alamat logis jaringan ke alamat fisik jaringan. Lapisan
ini juga memberi identitas alamat, jalur perjalanan pengiriman data, dan
mengatur masalah jaringan misalnya pengiriman paket-paket data.
2) Data Link Layer : lapisan data link mengendalikan
kesalahan antara dua komputer yang berkomunikasi lewat lapisan
physical. Data link biasanya digunakan oleh hub dan switch.
1) Physical Layer : lapisan physical mengatur
pengiriman data berupa bit lewat kabel. Lapisan ini berkaitan langsung
dengan perangkat keras seperti kabel, dan kartu jaringan (LAN CARD).
Selain referensi model arsitektur protokol OSI, ada model arsitektur protokol yang umum digunakan yaitu TCP/IP (Transfer Control Protokol/Internet Protocol). Arsitektur TCP/IP lebih
sederhana dari pada tumpukan protokol OSI, yaitu berjumlah 5 lapisan
protokol. Jika diperhatikan pada Gambar Perbandingan TCP/IP dan OSI, ada
beberapa lapisan pada model OSI yang dijadikan satu pada arsitektur
TCP/IP. Gambar tersebut juga menjelaskan protokol-protokol apa saja yang
digunakan pada setiap lapisan di TCP/IP model.
Beberapa protokol yang banyak dikenal adalah FTP (File Transfer
Protocol) yang digunakan pada saat pengiriman file. HTTP merupakan
protokol yang dikenal baik karena banyak digunakan untuk mengakses
halaman-halaman web di Internet.

Perbandingan TCP/IP dan OSI
Berikut ini penjelasan lapisan layanan pada TCP/IP :
» Lapian Application, menyediakan komunikasi antar proses atau aplikasi pada host yang berjauhan namun terhubung pada jaringan.
» Lapisan Transport (End-to-End), menyediakan
layanan transfer end-to- end. Lapisan ini juga termasuk mekanisme untuk
menjamin kehandalan transmisi datanya. Layanan ini tentu saja akan
menyembunyikan segala hal yang terlalu detail untuk lapisan di atasnya.
» Lapisan Internetwork, fokus pada pemilihan jalur (
routing) data dari host sumber ke host tujuan yang melewati satu atau lebih jaringan yang berbeda dengan menggunakan
router.
» Layanan Network Access/Data link, mendefinisikan antarmuka logika antara sistem dan jaringan.
» Lapisan Physical, mendefinisikan karakteristik dari media transmisi, pensinyalan dan skema pengkodean sinyal
4. Aplikasi Jaringan Komputer
Jaringan komputer saat ini diterapkan hampir dalam semua tempat
seperti: bank, perkantoran, universitas, rumah sakit, bidang pariwisata,
hotel, dan bahkan rumah. Semua ini diawali dengan komputerisasi.
Komputerisasi memberikan kemudahan dalam penyelesaian banyak tugas dan
meningkatkan kebutuhan untuk saling berbagi informasi antar bagian
terkait, dan kebutuhan untuk pengamanan dan penyimpanan data. Kebutuhan
tersebut kemudian dijawab oleh teknolgi jaringan komputer.
Hingga saat ini jaringan komputer sudah menjadi kebutuhan umum
masyarakat, dan karena itu pemahaman dasar tentang jaringan komputer
diperlukan, terutama bagi orang-orang yang berkecimpung dalam dunia
teknolgi informasi.
Printer belakangan ini sudah semakin murah. Namun jika tiap komputer
harus punya satu printer itu namanya pemborosan. Pemakaian printer yang
di beberapa warnet yang punya puluhan klien saja sudah cukup ditangani
oleh 2 sampe 3 printer. Sebuah divisi dalam sebuah perusahaan yang punya
10 komputer dalam satu ruangan, menurut saya cukup memiliki maksimal 4
printer saja. kecuali perusahaan percetakan yang kerjanya cetak-mencetak
dengan frekuensi yang tinggi. Intinya kalo ngomong soal usaha, biaya
produksi bisa dikurangi hanya dengan mengurangi printer. Belum lagi
faktor cartridge yang harganya hampir sama dengan harga printer itu
sendiri… alamak!
Model pemakaian satu printer untuk beberapa user ini sering dikenal
dengan Printer Sharing. Ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk
membuat beberapa komputer berbagi satu printer. Mulai dari model
jaringan LAN, switch printer, bahkan manual switch alias colokin ke
komputer jika perlu saja.
Dalam ulasan kali ini saya akan memaparkan langkah-demi-langkah setting
printer agar dapat dipakai oleh beberapa komputer dengan memanfaatkan
fasilitas File and Printer Sharing punya Windows. Mungkin bagi sebagian
dari Anda tulisan ini sudah tidak relevan lagi, tapi tidak mengapa. Saya
sengaja memuat kembali tulisan ini untuk menyediakan referensi bagi
rekan yang masih membutuhkan. Terlebih lagi cara ini bisa sangat
menghemat penggunaan printer terutama untuk Lab, kantor, rental dan
Warnet.
Sebelum memulai langkah berikut saya asumsikan Anda telah menyiapkan
jaringan LAN Anda. Masing-masing komputer sudah memiliki IP addres yang
tepat dan tergabung daam sebuah workgroup. Di sini saya pakai nama
default “WORKGROUP” untuk nama network yang saya gunakan.
Jika Anda masih tertarik untuk menyimak langkah pemilihan kabel dan cara
membuat krimping kabel UTP untuk jaringan, silakan klik di sini. Soal
topologi jaringan, silakan Anda pilih sendiri sesuai keperluan Anda.
Pada proses printer sharing ini ada dua tahap yang perlu dilakukan sebagai berikut:
Pertama, Membuka Fasilitas Sharing Printer pada komputer Host.
Yang dimaksud dengan komputer host adalah komputer yang memiliki
printer. Kalo di rental atau warnet, seringkali komputer host ini
disebut sebagai server layanan. Printer yang ada di komputer inilah yang
nantinya dibagi dan dipake rame-rame dengan memanfaatkan fasilitas File
and Printer Sharing Windows. Namun ada baiknya Anda pastikan terlebih
dahulu bahwa driver printer sudah terinstall dan dapat berjalan dengan
baik.
Selanjutnya lakukan langkah berikut:
1. Buka Control Panel > Printer and Faxes, klik kanan pada Printer
Anda > Pilih Sharing. Dalam contoh ini saya pakai printer HP Deskjet
4300 Series.
Selanjutnya akan muncul Tab Sharing Properties seperti di bawah ini.
Pastikan Anda memilih Checkbox Share this printer, Beri nama sesuka Anda
dan akhiri dengan klik OK. Jika ada permintaan CD Windows, atau
konfirmasi dari printer sharing, pilih “Just Enable File and Printer
Sharing” dan Klik OK.
Sampai di sini setting komputer host sudah selesai.
Selanjutnya Tahap kedua, yakni Setting Printer di komputer klien. Berikut langkah-langkahnya:
1. Buka Control Panel > Printer and Faxes > Pada tab di sebelah
kiri pilih Add a Printer. Lebih jelasnya perhatikan gambar berikut:
2. Selanjutnya akan terbuka Add Printer Wizard, Klik Next
3. Pilih tipe printer yang akan digunakan, pastikan Anda memilih Network Printer > Next
4.Browse printer pada jaringan Anda, pastikan Anda tidak salah alamat akhiri dengan Next
5. Komputer akan mengkonfirmasi apakah Printer Jaringan ini akan
dijadikan Printer Utama? Pilih sesuai kebutuhan. Saya menyarankan Anda
pilih Yes > Next
6. Akhiri Wizard dengan klik Finish.
Anda sudah berhasil mengkoneksikan komputer klien ke printer
jaringan. Berikutnya, silakan Anda print sebuah dokumen dari komputer
klien menggunakan printer yang baru saja Anda setting. Semoga berhasil!
Dari :
http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/panduan-sharing-printer-di-jaringan/
SHARING FILE DAN PRINTER
DALAM JARINGAN
Jika kita ingin membuat sebuah jaringan komputer dengan menggunakan
satu printer saja dan disharing kekomputer yang lainnya agar dapat
dipakai bersama. Tidak masalah apakah anda menggunakan operating system
yang bebeda. Yang terpenting adalah kemampuan anda mensetup. Untuk
kebutuhan tersebut, paling tidak sudah tersedia jaringan (network),
printer dan printer server (jika printer tidak support network).
MEMBUAT WORKGROUP
Sebelum berinteraksi dengn komputer lain dalam network, anda harus
membuat sebuah workgroup. Prinsipnya adalah sebuah group komputer yang
terhubung satu sama lain diatas sebuah network. Berikut langkah-langkah
mengerjakannya. Setiap komputer dalam workgroup harus memiliki nama
unik, sedangkan nama workgroup harus konsisten. Untuk membuat workgroup
ikuti langkah-langkahnya :
Dalam windows XP klik start>control panel>network
connections>set up a home or small office network. Saat diminta
metode koneksi, pilih this computer connects to the internet through
another computer on my network or through a residential gateway.
Kalau networking tidak hany sistem windows XP, pilih create a network
setup disk. Ini akan membuat sebuah floopy yang akan anda gunakan untuk
menjalankan wizard pada sistem non-XP yang terdapat dalam network.
Sekarang jalankan wizard pada setiap sistem tambahan pada network. Pada
sistem non-XP, browse floopy dan jalankan file
netsetup.exe.
Pada saat konfigurasi setiap sistem, assign setiap komputer dengan nama
yang berbeda, namun nama workgroup harus sama. Apabila sudah selesai,
maka anda telah berhasil membuat workgroup dan dapat memulai sharing
file dan folder dengan komputer lain.
FILE SHARING
Dengan menyeleksi full control memungkinkan user dalam workgroup anda
memodifikasi atau menghapus file-file yang ter-share. Anda dapat memilih
file atau folder untuk dishare pada setiap komputer, namun user
administratif saja yang bisa melakukan setting. Untuk mengetahui siapa
saja yang memiliki hak tersebut,bisa dengan cara :
start>setting>control panel>user accounts. Jika anda
satu-satunya user, maka anda yang menjadi administrator.
Jika anda ingin share sebuah folder, klik kanan icon folder dan selekdi
sharing and security. Klik tab sharing dan seleksi share this folder.
Setelah anda memberi nama folder, semua komputer dalam workgroup anda
dapat melihat isi dari folder tadi. Secara default, user hanya memiliki
hak akses read only ke file-file didalam folder tadi dan tak
dimungkinkan menyimpan perubahan yang dilakukan atau membuat file-file
baru. Agar user dapat mengubah file-file tadi, caranya: klik kanan file,
seleksi sharing and security, lalu tab sharing, permissions. Pada
jendela yang muncul kemudian, beri cawang pada full control, change,
atau read.
SHARE NETWORK PRINTER
Menyetup sharing printer sebenarnya sangat mudah, tergantung dari
hardware yang ada. Jika memiliki network printer, anda tinggal mengikuti
instruksi setup yang hadir bersama printer. Jika printer anda adalah
jenis yang bisa jaringan (network-capable) tetapi anda belum memiliki
print server, telitilah website pembuat printer untuk mengetahui print
server yang sesuai dengan printer anda. Jika anda tidak menemukan print
server yang compatible, jangan cemas karena masih banyak print server
lain yang bisa bekerja dengan printer anda, sepanjang kedua device
saling share baik via USB maupun parallel port. Koneksikan print server
diantara router ethernet port dan printer. Untuk jaringan wi-fi, anda
dapat menggunakan wireless print server yang terhubing via USB dan
parellel port ke printer dan ke router.
MENAMBAH PRINTER KE PC LAIN
Anda perlu menjalankan add printer wizard pada setiap komputer sebelum
dapat mengenali printer yang ter-share. Sekarang anda dapat membuat
printer-printer lain dalam group access ke shared printer, tetapi setiap
komputer harus menggunakan driver untuk operating system masing-masing.
Pertama kali, pastikan printer dan PC saling terhubung. Lalu jalankan
add printers wizard melalui printer tasks yang ada dalam printers and
faxes. Dalam wizard, pilih a network printers or a printer attached to
another computer, lalu browse ke shared printer dan seleksi. Jika sudah
anda kerjakan, anda dapat memprint ke shared printer dari beberapa
komputer dalam workgroup.
Untuk jaringan wi-fi, keamanan dari file dan printer yang anda share
adalah sejauh mana jaringan tersebut aman. Jadi jika menggunakan wi-fi
network anda harus memastikannya terlindungi oleh firewall. Untuk lebih
aman, pastikan server atau printer yang anda tambahkan support wired
equivalent privacy (WEP) atau wi-fi Protected access (WPA) encryption,
dan juga tambahkan device’s media access control (MAC) address ke daftar
security settings router.
Dari :
http://mangkecompany.net78.net/index_files/Page1015.htm
Cara mudah Share Printer di Windows XP
Ketika kita di warnet atau di kantor-kantor yang mempunyai banyak
komputer yang saling terhubung ke jaringan komputer satu dengan yang
lainnya jika diperhatikan printer yang digunakan hanya satu, tapi semua
komputer yang terhubung ke jaringan bisa digunakan untuk menjalankan
satu printer itu. Kok bisa ya? saya pengen nih. tapi bagaimana cara
settingnya? bagaimana cara instal driver printernya? apakah sulit atau
mudah caranya setting printernya? mungkin itu yang ada dipikiran kamu.
Sebuah printer bisa dioperasikan melalui banyak komputer yang
menggunakan jaringan komputer lokal (LAN) dengan menggunakan fasilitas
printer sharing (berbagi). Cara kerjanya begini, jadi kamu harus
menginstal driver printer pada salah satu komputer (komputer utama untuk
disambungkan langsung ke printer) dan komputer ini juga harus
tersambung ke LAN (jaringan komputer), kemudian pada driver itu
diaktifkan fitur printer sharingnya. jika sudah aktif fitur printer
sharingnya, langkah selanjutnya adalah menyeting komputer komputer lain
yang tersambung ke jaringan agar bisa mengoperasikan printer tersebut.
cukup sederhana kan caranya?
Agar penjelasan di atas lebih jelas lagi, di bawah ini saya buatkan
panduan cara instal printer sharing lan jaringan pada windows xp lengkap
dengan gambar gambarnya.
1. Langkah pertama kita setting dulu pada komputer utama yang tersambung
langsung pada printer. (dalam contoh ini driver pada komputer utama
sudah terinstal). Klik pada menu Start kemudian pilih pada Printer and
Faxes
2. Sesaat kemudian akan tampil jendela tempat driver printer yang
telah terinstal. klik kanan mouse kamu pada salah satu driver printer
yang akan disharing, kemudian pilih menu Sharing…
3. jendela printer sharing akan tampak seperti gambar di bawah ini,
pilih pada Share this printer, kemudian klik pada Apply. Jika sudah
diklik Apply maka printer siap untuk disetting pada komputer yang lain
4. Sekarang saatnya beralih pada komputer lain yang ingin
disambungkan ke printer di komputer utama tadi agar bisa juga untuk
mengoperasikan printer. Klik pada tombol Start kemudian klik pada
Printer and Faxes
5. Sesaat kemudian jendela printer and faxs akan muncul, klik pada tombol Add a printer
6. nanti akan muncul jendela seperti ini Add printer Wizard, silahkan klik Next
7. pada jendela selanjutnya pilih pada A network printer, or a printer attached to another computer, kemudian kliknext
8. Pada jendela selanjutnya agar lebih mudah pilih pada browse for a printer, kemudian klik next
9. jendela selanjutnya dobel klik pada nama komputer utama yang
terdapat printer sharing tadi, nanti akan muncul daftar printer yang
telah kamu sharing pada komputer utama tadi, pilih jenis printernya,
kemudian klik pada tombol Next
10. Jika muncul pertanyaan seperti gambar di bawah ini, klik pada tombol Next
11. kemudian nanti akan muncul jendela pemberitahuan, klik saja pada tombol Finish
ya begitu Cara mudah Share Printer di Windows XP.
Perangkat Interkoneksi adalah perangkat yang menghubungkan satu jaringan dengan jaringan yang lain, misalnya antara satu
, dsb.
Contoh sebuah LAN pada sebuah kantor yang memakai HUB dan SWITCH diperlihatkan pada gambar berikut ini.
Perusahaan utama yang memproduksi peralatan jaringan dan
interkoneksi-nya antara lain adalah : Cisco, D-Link, ProLink, AT&T,
dan Black Box.
Gateway adalah perangkat yang mampu menterjemahkan signal dari satu sistem jaringan ke sistem jaringan lainnya yang memiliki
berbeda. Sebagai contoh setiap jaringan lokal memiliki gateway untuk berkomunikasi dengan jaringan luar katakanlah dengan
.